Rabu, 14 Oktober 2009

Cantik Alami

CANTIK ALAMI DENGAN BUAH


Bahan alami segar yang sering anda temukan di dapur ternyata bisa untuk mempercantik wajah anda. Karena tidak sedikit dari barang yang anda gunakan untuk memasak bisa juga mempercantik wajah dan tubuh anda.

Anda bisa tampil cantik dengan bahan yang mudah didapat, murah dan berkhasiat prima serta jauh dari efek yang merugikan. Banyak jenis pembersih wajah yang bisa anda ambil dari dapur anda. Seperti sepotong kentang yang dibelah menjadi dua bagian lalu usapkan pada kulit sehingga menjadi pembersih kulit alami yang baik selain susu dan yogurt.

Mentimun yang banyak mengandung air ternyata merupakan bahan astrigen yang baik bagi kulit berminyak dan juga berperan sebagai pemutih. Irisan mentimun pun dapat mengurangi kelelahan mata setelah seharian bekerja di depan komputer. Untuk tonik, anda bisa gunakan parutan mentimun yang sudah disaring. Sedangkan untuk pemutih maka anda bisa gunakan separuh mentimun parut lalu campurkan dengan dua sendok susu segar. Bubuhkan pada wajah anda di sekitar leher, diamkan beberapa saat lalu dibilas dengan air bersih.

Untuk mengatasi keletihan maka anda bisa potong mentimun berukuran sedang, lumatkan ke dalam blender lalu campurkan dua sendok susu bubuk dan putih telur. Oleskan campuran tersebut pada wajah dan leher, biarkanlah selama 30 menit lalu basuh dengan air hangat.

Wortel bisa digunakan sebagai masker untuk mengatasi kulit anda yang sering berjerawat. Pilihlah wortel yang bagus warnanya, parut atau lumatkan dengan blender. Setelah itu anda oleskan pada kulit yang berjerawat selama 20 hingga 30 menit lalu basuh dengan air hangat. Karena wortel mengandung beta karoten yang baik khasiatnya bagi kesehatan. Anda juga harus mengkonsumsi sari buah dan sayuran segar setiap hari agar tubuh dan wajah anda terlihat lebih segar.

Daun seledri yang halus dan bertangkai panjang memang memiliki aroma khas, berkhasiat menyuburkan dan menghitamkan rambut sehingga dapat mencegah kerontokan. Setelah keramas, ambil daun seledri yang segar lalu remaslah dan gosokkan ke kulit kepada sambil melakukan pemijatan ringan. Biarkan beberapa saat, lalu dibilas hingga bersih.

Bagi anda yang memiliki tubuh kurus dan kurang nafsu makan, maka anda bisa membuat jus seledri. Caranya adalah haluskan daun seledri, tambahkan air dan saringlah. Setengah cangkir perasan seledri dicampur madu maka akan dapat membangkitkan nafsu makan sehingga tubuh lebih berisi.

Daun selada yang seperti lobak dan berdaun kembang itu mengandung bahan yang dapat menenangkan kulit. Karena itu dapat digunakan untuk kulit yang lelah sehingga otot-otot menjadi rileks kembali. Juga dapat menghilangkan atau mengurangi garis-garis ketegangan pada kulit. Jadi mulailah anda mengkonsumsi daun selada sebanyak mungkin, anda bisa jadikan sebagai lalap maupun dalam campuran makanan lainnya. Selamat mencoba

Minggu, 16 Agustus 2009

AWAL KEMELUT MELANDA

“Ya Allah... berikanlah hamba petunjukmu. Kalau dia emang bukan jodohku jauhkanlah dia darihati dan pikiranku ya Allah. Tapi kalau ia telah kau suratkan untukku, pertemukanlah kami, mudahkanlah jalannya, bukankah Engkau Maha Kuasa ya Allah...”

Deraian air mata membahasi mukena putih yang kupakai, untaian air mataku semakin deras mengalir. Semua rekaman video masa lalu berputar dalam otakku dan menusuk-nusuk hatiku, kasih sayangnya, perhatiannya dan belaian lembut darinya kini hanya tinggal kenangan.

“Adly, sinilah... dah lama kita nggak ngomong-ngomong”, panggil abang iparku yang sepat mengangetkan kami, karena nggak biasanya dia manggil Adly tuk ngobrol, bahkan saat Adly yang sengaja mengajaknya ngobrol biasanya dia bersikap cuek. Adlypun bangkit dari duduknya dengan langkah ragu dan dengan keheranan yang terpancar dari matanya.

“Apa yang kamu suka dari Sari?” Pertanyaan itu samar-samar terdengar dari tempatku yang hanya berjarak lebih kurang 1 meter dari mereka.

“Ya semuanya, luar dalam.” Jawab Adli pasti.

“Trus apa kendalanya lagi?” Pertanyaan bang Sarwo ini tambah mencekam suasana. Aku tau Adly kebingungan dan grogi, ingin rasanya aku bantuin dia ngomong karena itulah salah satu kelemahan Adly, dia orangnya kurang pintar ngomong, palagi kalo dah grogi duluan.

“Orang tua saya nggak setuju bang”, akhirnya kalimat itu keluar juga dari mulut Adly.

Trus entah apalagi yang mereka perbincangkan, aku nggak bisa lagi menangkap pembicaraan mereka, aku kehilangan sinyal. Tapi yang intinya pada perbincangan malam itu Abang iparku menyarankan agar Adly melepasku jikalau ia nggak sanggup tuk meyakinkan orang tuanya. Karena menurut abang iparku, kalau kami tetap lanjut tanpa suatu kepastian itu tidak baik untukku, karena umurku terus bertambah, susah antai nantinya ujung-ujungnya orang tua Adly tetap nggak setuju, bagaimana dengan aku, bisa saja ntar aku nggak laku-laku, dah ketuaan.

Saat pamit pulang kutanyain Adly tentang obrolannya dengan abang iparku tadi, tapi dia nggak mau bilang pada saat itu. “Entar saja abang cerita di telphon ya”, katanya menenangkanku yang penuh dengan 1000 tanya.

Aku nggak bisa nyalahin Bang Sarwo, karena menurutku apa yang telah dilakukannya adalah hal-hal yang wajar, masa 2 tahun bukanlah masa yang singkat. Dua tahun sudah cukup lama untuk saling kenal, saling mengerti, dan saling memahami. Tapi hubungan kami belum juga menemui titik terangnya, sedangkan aku sebenarnya sudah muak dengan pertanyaan-pertanyaan mereka di luar sana yang selalu menanyakan, “Kapan lagi... Kapan lagi... Kapan lagi...” mungkin mereka terlalu sering melihatku berduaan dengan Adly dan mereka juga bisa menilai kalau kami sudah sama-sama pantas untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan. Hanya saja mereka nggak tau apa masalah sebenarnya. Andai mereka tau.......

Sabtu sore sepulang kuliah Adly menjemputku, dan kamipun keliling-keliling mencari udara segar.

“Dah ditanya sama Ibuk bang?” tanyaku dari belakang sewaktu masih diatas motor.

“Udah”, jawabnya singkat dan mengalihkan perbincangan ke masalah kuliahku, tampaknya dia enggan tuk membahas masalah itu.

Adly emang slalu ingin mengetahui perkembangan kuliahku, dialah orang yang menyarankanku tuk masuk ke Universitas Terbuka ini. Awalnya aku ragu, namun berkat dorongan semangatnya, akhirnya aku melanjutkan pendidikanku ke Universitas walaupun hanya Universitas Terbuka, yang menurut kebanyakan orang Cuma menghabis-habiskan uang, karena UT nggak ada mutunya, kata mereka.

“Bang, apa kata Ibu?” desakku lagi, tapi dia masih tetap bungkam dan malah memakirkan motornya di salah satu warung Bakso langganan kami.

“Kita cerita sambil makan bakso aja, abang lapar nih,” ujarnya.

Kamipun mencari tempat duduk yang nyaman.

“Ibuk bilang, kalo bisa carilah yang lain”, ujarnya pelan tapi masih dapat kutangkap karena dari tadi kunanti-nantikan jawaban dari pertanyaanku tersebut.

Mendadak badanku lemas, pikiranku kacau. Gimana nggak, dah lebih setahun waktu berlalu, kupikir hati Ibuknya tu bakal berubah seiring berjalannya waktu, ternyata tidak, waktu nggak bisa merubahnya.

Untaian air mata berjatuhan membasahi pipiku, entah kenapa semangkok bakso dihadapanku kali ne hambar kali rasanya, aku nggak pengen lagi menyentuhnya.

“Udahlah, jangan nangis di sini, malu diliatin orang,” katanya.

Aku berusaha membendung air mataku, namun arusnya sangat deras, hingga bendunganpun roboh karenanya.

“Dek, adek tau kan, abang paling nggak bisa melihat adek nangis, tolonglah dek, berhenti nangis,” pintanya.

“Bang, apa harus kita akhiri aja semua ne?” entah kenapa kata-kata itu bisa keluar dari mulutku. Padahal selama ne Adlylah yang sering bilang seperti itu, dah sering dia ingin melepasku karena ketidak mampuan dia, dia merasa nggak sanggup tuk bahagiain aku, dia bilang ingin melepasku karena dia sangat sayang ma aku. Tapi biasanya aku selalu menolak keinginannya tersebut. Aku tetap mempertahankan hubungan kami, tapi kali ini.... Entahlah....

Jumat, 14 Agustus 2009

LOMBA PBB

Hari ne tanggal 15 Agustus 2009 seputaran Jalan Sudirman Ujungbatu dilanda macet, ini disebabkan adanya lomba Pasukan Baris Berbaris antara Sekolah-sekolah di Ujungbatu yang Rutenya Start di Lapangan Ampera sampai Kantor Camat Ujungbatu dan kembali lagi ke Lapangan Ampera. Ini mengakibatkan jalanan macet total, karna nggak ada jalan alternatif lainnya.

Disebabkan banyaknya kendaraan yang lalu lalang, sehingga peserta lombapun jadi kehilangan konsentrasi, banyak diantara mereka yang nggak kompak, entah ini benar2 disebabkan banyaknya kendaraan entah benar mereka kurang latihan sebelumnya.

ARTI KEHIDUPAN

ARTI KEHIDUPAN


adakah seorang insan yang mengerti..

apakah arti kehidupan ini…
pernah kucari arti cinta sejati

namun yang kutemui hanyalah mimpi..

suatu mimpi kosong yang tak bertepi

apakah salah hati ini

ingin memiliki sebuah cinta sejati..
apakah arti sebuah persahabatan sejati

apakah itu juga sebuah mimpi..?

jika benar,

apalah arti semua ini..

sudah banyak hari kujalani

tanpa suatu tujuan yang pasti…
semua seakan hanyalah ilusi..

ilusi yang tiada memiliki arti
namun akhirnya satu hal kusadarihanya

Tuhan yang sungguh mengerti,

tentang semua arti kehidupan ini..

kekosongan hati ini

tidak lagi diisi dengan benci..

tak ada yang lebih murni

Dari kesucian cinta Ilahi


Rabu, 08 Juli 2009

GORESAN TERAKHIR UNTUKMU

Secuil goresan ini adalah goresan hati terdalamku untukmu
Sejak kristal senyum itu, kau beri untukku setulus jiwa ( kutahu itu)
Sejak kau temani aku melihat bulan ******* malam itu
Sejak semua duka tertumpah untukku, dan semua beban kau bagi denganku
Sejak kau menangis dalam pelukanku, waktu bergulir berganti sms-mu menemani
Sejak semua duka, lara, kecewa, kesal jiwa ini tertawan juga untukmu

Hingga akhirnya aku tunduk padamu..
Hingga akhirnya dengan mudah kubermanja ria denganmu, hanya denganmu..
Hingga akhirnya merasa satu bangunan yang saling menguatkan

Keterpurukan itu melandaku, ku tak dapat mencegahnya..
Keterpurukan itu menjangkiti seluruh tubuhku, kutahu itu cobaanNya
Keterpurukan yang membuatku selemah spon berair
Keterpurukan yang membawa kebencian bagi yang laiN

Siapa yang menyapu keluh kesahku waktu itu..?? Tak lain adalah dirimu
Siapa yang kuatkan aku waktu itu…?? Tak lain adalah dirimu.
Siapa yang membuat ‘guyon’ tak bermutu itu?? Tak lain dirimu
Siapa yang membuatku berpikir 2kali untuk menangis?? Tak lain dirimu.
Siapa yang menemaniku,saat yang lain meninggalkanku?? Tak lain adalah dirimu

Jika aku berduka……..
Kauizinkan aku sedikit bersandar dibahumu yang mungkin lelah menyanggaku
Kauizinkan aku merengek dan menangis
Kauizinkan aku berteriak melepaskan ekspresi segalanya
Kauizinkan aku diam, lama, hingga engkau merasa tercuekin olehku
Kauizinkan aku berdiri, duduk, berdiri, duduk dan tingkah anehku yang lain

Nasehat yang mengalir dari bibirmu tentramkan jiwaku
Nasehat berbalut taqwa pancaran cinta kepadaNya.
Nasehat yang terkadang aku bosan untuk mendengarnya.
Nasehat yang terkadang buatku kesal dengan kata-katamu yang kaku
Nasehat yang membuatku terrkadang malah membencimu
Tapi setelah beberapa detik kemudian, kebencian itu berlipat kecintaanku padamu 2 kali lipat, bagaimana ini ..

Egoisku, angkuhku, marahku, kesalku, kau tanggapi biasa saja ( Aneh..!)
Tatapan mata kebencianku, kau tanggapi dengan kasih terpancar ( Aneh..!)
Jujur, kadang-pun aku juga bosan dengar ceritamu yang ga lucu sama sekali
Jujur, kadang-pun aku pengen pergi, saat kau berkeluh kesah denganku
Jujur, kadang-pun aku kesel dengan sikap kekanak-kanakanmu yang sama denganku
Jujur, kadang-pun aku egois, lebih mementingkan yang lain daripadamu
Hehehhe.. dan aku pun tahu, kau kadang-kadang juga begitu bukan…????
Walau itu hanya 1% dari 100% perjalanan persahabatan kita.

Ehm.. Kenangan itu teramat indah untuk dikubur..
Ehm, cerita ini kan menjadi kisah klasik untukku dan untukmu
Ehm, Walau buku harian ga bisa melukiskan betapa persahabatan kita indah
Ehm, Dirimu yang keren tak mampu tergantikan walau dengan siapapun itu
Ehm, perjuanganmu meluluhkanku untuk berbuat lebih daripada apa yang kau perbuat

Tapi kini engkau telah pergi, pergi dari sisiku
Tanganmu lagi tak lagi membelaiku,.. tapi membelai yang lain
Bisik lembut darimu untukku, sekarang tidak ada lagi
SMS say hello-pun kini jarang kutemui darimu
Duka dan suka kutakbisa seperti dulu lagi
Kau tahu, aku sangat kehilanganmu (Sungguh..!)

Minggu, 05 Juli 2009

SEMAKIN JAUH

Kini kurasakan kisah cinta kami benar2 dah khatam. Kalo kemaren dia masih telpon atw sms tuk sekedar nanyain kabarku, tapi sekarang g'da lagi. Katanya dia g'mau menghianati ceweknya yang sekarang, karena dia kalo mencintai selalu setia. Lagian dengan tetap komunikasi hanya melukai kita, katanya.